Macam-Macam Vaksin yang Harus Diberikan Pada Anak

Vaksinisasi merupakan investasi kesehatan untuk masa depan Anak yang bertujuan untuk melindungi seseorang dari penyakit berbahaya dan mematikan, terutama bagi bayi dan anak-anak.

Baca Juga: Obat Infeksi TBC Kelenjar

Jenis vaksin apa saja yang harus diberikan pada anak? Berikut dibawah ini macam-macam vaksin yang harus diberikan pada anak.

Macam-Macam Vaksin yang Harus Diberikan Pada Anak

Macam-Macam Vaksin yang Harus Diberikan Pada Anak

BCG
Singkatan dari Bacille Calmette Guerin yang diberikan kepada bayi untuk mencegah penyakit tuberkulosis atau TBC yang disebabkan oleh virus tubercle bacii. Vaksin BCG diberikan satu kali saja, saat bayi berusia antara 2-3 bulan.

Hepatitis B
Vaksin ini diberikan dengan tujuan untuk mencegah masuknya virus hepatitis B yang dapat menyebabkan kerusakan hati. Biasanya diberikan sebanyak 3 kali yaitu waktu 12 jam setelah lahir, usia 1 bulan dan usia 6 bulan.

Polio
Bertujuan untuk menghindari anak dari penyakit polio dan mulai diberikan saat kunjungan pertama setelah lahir. Selanjutnya, vaksin ini diberikan 3 kali, saat bayi berusia 2, 4 dan 6 bulan. Pemberian vaksin ini diulang pada usia 18 bulan dan 5 tahun.

DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus)
Vaksin ini diberikan untuk membentuk sistem imun bayi terhadap 3 penyakit sekaligus dan diberikan pertama kali saat bayi berusia 2 bulan. Kemudian, saat bayi berusia 4 dan 6 bulan. Ulangan vaksin DPT diberika pada usia 18 bulan dan 5 tahun

Campak
Tentunya, vaksin ini berguna untuk mencegah anak dari penyakit campak. Sebenarnya tanpa imunisasi ini pun bayi sudah mendapatkan sistem imun dari ibunya. Namun seiring bertambahnya usia, sistem imun dari sang ibu menurun sehingga bayi memerlukan vaksin untuk bisa mencegah penyakit campak. Vaksin campak dapat diberikan saat anak berusia 9 bulan.

Rotavirus
Adalah virus penyebab umum radang lambung dan usus halus pada bayi. Sehingga, vaksin ini berguna untuk mencegah bayi terkena diare berat. Dilakukan sebanyak 3 kali pada saat bayi usia 2, 4 dan 6 bulan.

Hib (Haemophilus influenzae type B)
Vaksin ini bertujuan untuk melindungi anak dari virus Haemophilus influenzae type B yang dapat menyebabkan penyakit meningitis atau radang selaput otak, pneumonia, dan infeksi pada katup pita suara dan tabung suara. Vaksin ini diberikan pada usia 2, 4, 6 dan antara 15-18 bulan.

PCV (Pneumokokus)
Bertujuan untuk melindungi tubuh bayi dari bakteri pnemukokus yang bisa menyebabkan meningitis, pneumonia, dan infeksi telinga. Dan biasanya diberikan pada usia 2, 4, 6 bulan, serta antara 12-15 bulan.

Influenza
Vaksin influenza dapat melindungi dari bayi dari influenza, yaitu penyakit menular yang menyerang saluran napas. Adapun penyebab penyakit ini adalah virus influenza tipe A, B dan C. Vaksin ini biasanya diberikan setahun sekali sejak usia 6 bulan

MMR (Measles, Mumps, Rubella)
Vaksin ini bertujuan untuk melindungi dari virus campak, gondongan dan rubella. Dan biasanya diberikan pada usia 15 bykabm dab duykabg saat usia 6 tahun.

Tifoid
Bertujuan untuk melindungi dari bakteri Salmonella typhi yang menyebabkan penyakit tipes. Vaksin ini diberikan pada usia diatas 2 tahun dan diulang setiap 3 tahun.

Hepatitis A
Vaksin hepatitis A bertujuan melindungi bayi dari virus Hepatitis A, yang dapat menyebabkan penyakit hati. Vaksin ini biasanya diberikan di atas usia 2 tahun sebanyak dua kali dengan interval 6 – 12 bulan.

Varisela
Vaksin varisela melindungi bayi dari penyakit cacar air, biasanya diberikan pada anak ketika usianya di atas 1 tahun, namun lebih baik diberikan sebelum masuk sekolah dasar.

HPV (Human Papiloma Virus)
Vaksin HPV melindungi dari Human Papiloma Virus yang dapat menyebabkan kanker mulut rahim. Vaksin ini biasanya diberikan pada anak di atas usia 10 tahun sebanyak 3 kali dengan jadwal 0, 1-2 bulan kemudian, dan 6 bulan kemudian.

Baca Juga: Cara Alami Atasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Itulah 14 jenis vaksin yang wajib diberikan pada bayi untuk menjaga kesehatan bayi di masa depan. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

| Macam-Macam Vaksin yang Harus Diberikan Pada Anak


Cara Alami Atasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening merupakan gumpalan jaringan, kira-kira seukuran kacang dan menjadi rumah bagi banyak sel darah putih. Kelenjar getah bening terdapat diseluruh tubuh dan merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh.

Terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan karena tubuh merespons terhadap infeksi atau peradangan. Kelenjar getah bening juga bisa membengkak dalam penyakit autoimun seperti rematoid arthritis dan kanker. Pembengkakan akan pulih dengan sendirinya bila disebabkan oleh infeksi yang ringan.

Baca Juga: Obat Infeksi Kelenjar

Pada umumnya, pembengkakan kelenjar getah bening terjadi pada daerah ketiak, bawah dagu, pangkal paha dan leher. Adapun beberapa gejala atau kondisi yang menandakan Anda perlu perawatan dan pemeriksaan dokter, diantaranya yaitu:

  • Kelenjar terasa keras saat ditekan
  • Kelenjar membengkak tanpa sebab yang jelas, terutama ketika kondisi Anda sedang bugar.
  • Kelenjar telah membengkak lebih dari 2 minggu
  • Demam yang tak kunjung mereda
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Sakit tenggorokan yang menyebabkan sulit menelan dan bernapas.

Cara Alami Atasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Cara Alami Atasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Jika Anda menemukan beberapa gejala seperti diatas, segera periksakan secara medis atau ambil tindakan dengan pengobatan alternatif dari bahan-bahan alami, seperti misalnya:

  • Bawang putih

Bawang putih memiliki sifat anti mikroba dan anti inflamasi yang bisa mengurangi pembengkakan. Maka karena itulah bawang putih menjadi salah satu bahan alami untuk mengatasi kelenjar getah bening bengkak.

  • Memijat dengan lembut

Pijatan lembut dapat membuat kelenjar menjadi lebih tenang dan mengurangi pembengkakan. Maka karena itu, gerakan memijat kelenjar yang sedang bengkak bisa menjadi alternatif pengobatan Anda.

  • Madu

Madu memiliki sifat anti inflamasi yang mampu mengurangi peradangan penyebab infeksi. Sehingga, jika Anda berminat untuk melakukan pijatan lembut, Anda bisa dengan menggunakan madu.

  • Susu dan kunyit

Susu dan kunyit merupakan kombinasi alami yang baik untuk meringankan peradangan karena bersifat anti inflamasi atau anti peradangan.

  • Kompres air hangat

Selain di pijat, Anda juga bisa mengurangi pembengkakan kelenjar getah bening dengan mengompresnya menggunakan air hangat. Suhu yang hangat akan meningkatkan sirkulasi darah di daerah yang bengkak serta mengurangi rasa sakit karena bengkak.

Baca Juga: Daftar BuaH-Buahan Untuk Penderita Paru-Paru Basah

Jadi itulah beberapa cara alami atasi pembengkakan kelenjar getah bening, apabila Anda mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, Jangan langsung berburu minum obat, cobalah dulu dengan alternatif pengobatan diatas, atau Anda juga bisa mengonsumsi suplemen herbal Ace Maxs yang dibuat dari ekstrak kulit manggis dan ekstrak daun sirsak serta dipadukan dengan beberapa bahan herbal lainnya seperti madu, bunga rosella dan buah apel. Khasiatnya telah terbukti mampu mengatasi benjolan dan pembengkakan.

Info mengenai penjelasan khasiat Ace Maxs, bisa di lihat disini >> Khasiat Ace Maxs

| Cara Alami Atasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening


Daftar Buah-Buahan Untuk Penderita Paru-Paru Basah

Paru-Paru basah atau pneumonia disebabkan oleh adanya infeksi atau peradangan yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur. Selain itu, paru-paru basah juga bisa dipicu oleh zat-zat kimia yang terhirup oleh penderitanya. Penderita paru-paru basah memiliki kantung paru-paru yang dipenuhi oleh cairan atau nanah yang menyebabkan suplai oksigen ke paru-paru terganggu.

Baca Juga: Obat Infeksi TBC Kelenjar

Adapun gejala yang menyertainya diantaranya yaitu batuk berdahak disertai dengan darah, sakit kepala, sakit tenggorokan, nyeri otot. Untuk meringankan gejala serta mengobati penyakit ini, anda bisa dengan mengkonsumsi beberapa jenis buah-buahan yang baik untuk penderita paru-paru basah.

Daftar Buah-Buahan Untuk Penderita Paru-Paru Basah

Daftar Buah-Buahan Untuk Penderita Paru-Paru Basah

Selain obat paru-paru, asupan makanan sehat pun penting untuk penderita paru-paru. Dan berikut ini beberapa daftar buah-buahan untuk penderita paru-paru basah.

  • Anggur

Buah yang satu ini dikenal kaya akan kandungan antioksidan dan juga vitamin C. Keduanya bekerja untuk menghentikan perkembangan virus, bakteri dan juga jamur yang menyebabkan paru-paru basah. Mengkonsumsi anggur juga akan melancarkan peredaran darah serta mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah arteri sehingga mencegah gangguan jantung.

  • Apel

Apel tidak hanya untuk paru-paru saja, namun juga bagus untuk meningkatkan kesehatan organ hati. Bahkan, orang yang hidup di negara barat memberikan semboyan “Satu buah apel setiap hari akan menjauhkan diri dari dokter”.

  • Buah Delima

Atau buah pome merupakan buah yang kaya akan kandungan antioksidan. Mengkonsumsi buah delima secara langsung atau di jus dapat meningkatkan pertahanan tubuh dari serangan berbagai jenis penyakit. Kandungan antioksidan dalam buah delima juga berguna untuk melawan sekaligus menghentikan perkembangan virus, bakteri dan jamur penyebab paru-paru basah.

  • Buah Berry

Beberapa buah berry seperti blueberry, raspberry ataupun blackberry merupakan asupan yang bisa membersihkan paru-paru dari berbagai jenis penyakit. Buah berry kaya akan kadnungan flavonoid, karotenoid, lutein dan zeaxanthin. Keempatnya merupakan antioksidan alami yang sangat efektif menghentikan perkembangan virus, bakteri dan jamur dalam paru-paru. Selain itu, keempat kandungan tersebut juga sangat efektif untuk membersihkan racun-racun yang ada didalam paru-paru.

  • Buah-Buahan Bervitamin C

Anda dapat memperoleh asupan vitamin C dari beberapa jenis buah, diantaranya yaitu jeruk, buah kiwi, stroberry, anggur, nanas dan juga mangga.

Baca Juga: Ramuan Alami Untuk Hilangkan Racun Rokok di Paru-Paru

Itulah beberapa buah-buahan yang wajib anda masukkan kedalam menu makanan harian anda. Selain bagus untuk proses penyembuhan, tentunya buah-buahan juga baik untuk menjaga kesehatan juga.

| Daftar Buah-Buahan Untuk Penderita Paru-Paru Basah


Ramuan Alami Untuk Hilangkan Racun Rokok di Paru-Paru

Seperti yang telah anda ketahui, bahwa menghisap rokok dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan terutama bagi organ paru-paru. Tidak hanya berbahaya bagi si perokok, namun juga berbahaya bagi siapa saja yang menghisap asap rokok. Didalam tembakau rokok terdapat kandungan nikotin dan TAR yang sangat berbahaya bagi kesehatan paru-paru seseorang. Bisa anda bayangkan, jika kebiasaan merokok tidak dapat dihentikan maka racun yang ada diparu-paru akan terus menumpuk.

Baca Juga: Obat Infeksi TBC Kelenjar

Untuk membersihkan organ paru-paru dari racun rokok, berikut ini kami rangkum beberapa ramuan alami untuk hilangkan racun rokok di paru-paru.

Ramuan Alami Untuk Hilangkan Racun Rokok di Paru-Paru

Ramuan Alami Untuk Hilangkan Racun Rokok di Paru-Paru

Untuk membuat ramuan alami pembersih paru-paru dibutuhkan beberapa bahan-bahan alami seperti bawang putih, kunyit, jahe serta madu. Semua bahan-bahan tersebut ampuh dalam membersihkan organ paru-paru anda. Caranya yaitu:

Bahan yang harus di siapkan

  • 400 gr bawang putih,
  • 2 sendok teh kunyit,
  • Jahe satu inchi,
  • Madu 400 gr, serta
  • 1 liter air

Cara membuatnya yaitu:

  1. Rebus air, lalu campurkan potongan bawang dan paruta jahe ke dalam air rebusan, diamkan hingga air mendidih.
  2. Setelah air mendidih, campurkan lagi kunyit yang telah dihaluskan kemudian angkat dan dinginkan.
  3. Air rebusan yang telah dingin disaring untuk memisahkan ampasnya.
  4. Air rebusan sebaiknya dimasukkan ke dalam botol dan simpan di lemari es

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif

Cara mengkonsumsi ramuan alami pembersih paru-paru:

Minumlah air rebusan sebanyak 2 kali sehari pada pagi hari sebelum makan dan malam hari setelah makan (ringan). Dosis yang dianjurkan cukup 2 sendok makan setiap kali minumnya.

Dengan rutin mengkonsumsi air rebusan tersebut akan membantu anda menghilangkan racun di paru-paru akibat kebiasaan merokok.

Bahan-bahan alami yang menjadi ramuan alami ini telah digunakan sejak zaman dulu, seperti misalnya jahe yang memiliki sifat penyembuhan, memiliki kemampuan untuk menghilangkan penumpukan lendir. Kunyit yang memiliki kandungan antibakteri, anti virus serta antiseptik alami. Kunyit juga membantu membersihkan darah dan mencegah peradangan. Sedangkan bawang putih memberikan sifat anti kanker yang kuat.

Maka, karena itulah kami rekomendasikan ramuan alami diatas sebagai salah satu solusi alami yang ampuh untuk membersihkan organ paru-paru dari racun akibat asap rokok.

| Ramuan Alami Untuk Hilangkan Racun Rokok di Paru-Paru


Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif

Perokok pasif sama bahayanya dengan perokok aktif. Kemanapun anda pergi selalu saja ada yang merokok, bahkan sampai ada orang yang membuang asapnya secara sembarangan, sehingga mau tidak mau anda akan terekspos dengan asap rokok tersebut. Tidak peduli, apakah anda seorang perokok aktif atau perokok pasif, anda sudah berisiko menderita kanker paru-paru.

Baca Juga: Obat Infeksi TBC Kelenjar

Saat Anda seorang perokok yang sudah berhenti, risiko menderita kanker paru-paru pun masih akan menghantui Anda. Meski kadar racun karbon monoksida dalam darah jelas sudah mengalami penurunan sehingga darah menjadi lebih maksimal dalam mengangkut oksigen, Anda masih perlu menjaga paru-paru Anda dengan melakukan tindakan-tindakan berikut ini.

Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif

bahaya perokok aktif maupun pasif

  • Hindari polusi udara di luar ruangan

Termasuk knalpot mesin diesel, pelarut, logam, debu dan partikel-partikel kecil di udara.

  • Hindari kemungkinan menjadi perokok pasif

Usahakan untuk tidak menghirup asap orang lain, baik di dalam rumah, mobil, tempat umum atau tempat kerja. Ada sekitar 7.000 kematian orang dewasa setiap tahun akibat menjadi perokok pasif. Ini bukan imajinasi, asap rokok memiliki efek berbahaya seketika pada jantung dan pembuluh darah. Bukan cuma rokok yang berbahaya, asap dari produk tembakau lain pun, semisal cerutu, seyogyanya Anda hindari. Satu cerutu besar menghasilkan sebanyak asap sebanyak satu pak rokok.

Baca Juga: Cuka Efektif Membunuh Kuman Penyebab TBC

  • Hindari paparan gas radon

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) mengatakan ini adalah penyebab utama kanker paru-paru pada perokok pasif, yang bertanggung jawab untuk 21.000 kematian akibat kanker paru-paru setiap tahun.

  • Hindari kontaminasi di tempat kerja

Asbes dan asap dari bahan bakar diesel juga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru

  • Waspadai mutasi gen

Beberapa gen dapat kehilangan kemampuan mereka untuk menekan keberadaan tumor. Selain itu, mutasi DNA yang diwariskan juga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Perubahan gen pada diri kita sendiri lebih banyak menjadi pencetus kanker paru-paru dibanding perubahan gen yang diwaris dan itu bisa terjadi secara acak.

Maka sudah jelas seperti yang dijelaskan diatas apa saja yang harus dihindari. Dan biasakanlah untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan beragam. Penelitian telah menunjukkan bahwa diet kaya buah-buahn dan sayuran seperti brokoli, kubis dan kembang kol dapat membantu mengurangi risiko kanker paru-paru.

| Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif