Jenis Infeksi Penyakit yang Ditularkan Melalui Nyamuk

WHO mengungkapkan virus Zika sebagai kasus kedaruratan kesehatan masyarakat. Penyebaran virusnya yang cepat telah mengkhawatirkan banyak pihak, begitu pula dengan kemungkinan kaitan antara infeksi virus tersebut dan angka mikrosefali pada bayi.

Baca Juga: Obat Infeksi TBC Kelenjar

Selain virus Zika, di Indonesia juga perlu memperketat kewaspadaan terhadap beberaja jenis infeksi penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Mengingat di Indonesia kini tengah terjadi perubahan musim, sehingga mampu meningkatkan beberapa penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Berikut ini beberapa jenis infeksi penyakit yang ditularkan oleh nyamuk diantaranya yaitu:

Jenis Infeksi Penyakit yang Ditularkan Melalui Nyamuk

Malaria
Nyamuk Anopheles betina menjadi penyebab utamanya dan terjadi pada waktu senja hingga fajar. Memiliki angka kematian yang tinggi terutama pada bayi, anak balita dan ibu hamil. Gejala yang ditimbulkannya adalah flu selama 7 hari.

Denguee
Virus dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Infeksi dengue dapat bermanifestasi sebagai demam dengue atau demam berdarah dengue (DBD). Gejala awal DBD berupa demam tinggi mendadak yang berlangsung sepanjang hari, nyeri kepala, nyeri saat menggerakkan bola mata, nyeri otot, terkadang disertai tanda perdarahan seperti bintik-bintik merah, dan pada infeksi berat menimbulkan gangguan saluran cerna, syok hingga kematian.

Chikungunya
Chikungunya ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Karakteristik infeksi chikungunya mirip dengan DBD seperti demam mendadak, menggigil, mual, sakit kepala, dan bintik-bintik kemerahan pada kulit, namun ditambah keluhan spesifik nyeri sendi terutama sendi siku, lutut, pergelangan tangan dan kaki, serta nyeri otot yang berlangsung sekitar satu minggu.

Demam Kuning
Virus demam kuning atau yellow fever ditularkan melalui spesies nyamuk Aedes atau Haemagogus. Umumnya orang yang terinfeksi demam kuning tidak menunjukkan gejala atau hanya bergejala ringan. Gejala awal biasanya demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, mual, dan muntah. Setelah beberapa jam atau hari, sekitar 15% kasus akan berlanjut menjadi keluhan yang lebih berat seperti demam tinggi, tubuh kuning, perdarahan, hingga kegagalan multiorgan.

Baca Juga: Perbedaan Gejala Infeksi Penyakit Virus Zika dan DBD

Kaki gajah
Penyakit kaki gajah atau filariasis adalah penyakit yang disebabkan oleh tiga spesies cacing filaria seperti Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan Brugia timori, yang ditularkan oleh semua jenis nyamuk seperti Culex, Anopheles, Mansonia, dan Aedes.

Radang Otak
Umumnya, infeksi virus penyebab radang otak atau ensefalitis disebabkan oleh nyamuk jenis Culex, terutama Culex tritaeniorhynchus.Infeksi radang otak pada manusia mayoritas tidak bergejala atau berupa gejala ringan seperti flu. Namun, persentase kecil penderita akan mengalami radang otak dengan gejala berupa sakit kepala hebat yang tiba-tiba, demam tinggi, disorientasi, koma, tremor, dan kejang. Vaksin untuk virus ini tersedia bagi orang yang akan bepergian ke daerah endemis.

Virus West Nile
Infeksi pada manusia bisa tidak bergejala, namun kurang dari 1% penderita dapat mengalami peradangan otak dan selaput otak.

Penanganan utama akibat virus ini adalah istirahat total, menjaga asupan cairan tubuh, menjaga nutrisi tubuh, dan obat-obatan simptomatik. Namun, pada kasus yang lebih berat, dapat dibutuhkan transfusi darah.

Untuk mencegah gigitan nyamuk, Anda dapat menggunakan obat antinyamuk, pakaian yang tertutup, penggunaan kelambu ketika tidur, serta melakukan tindakan 4M Plus seperti pada pencegahan DBD.

Itulah beberapa jenis infeksi penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Semoga artikel kami bermanfaat dan terimakasih telah menyimak artikel kami.

| Jenis Infeksi Penyakit yang Ditularkan Melalui Nyamuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *