Kenali Bahaya Terlalu Sering Tidur di Lantai

Tidur di lantai memang memberikan manfaat berupa:

  • Melancarkan sirkulasi darah
  • Mencegah insomnia
  • Meningkatkan postur tubuh
  • Mengurangi sakit bahu
  • Mencegah nyeri punggung bawah
  • Relaksasi
  • Menghilangkan rasa gelisah

Tidak sedikit manfaat yang diberikannya, namun meski demikian penting untuk Anda ketahui pula mengenai dampak buruk tidur di lantai. Selain itu, kenali juga jenis penyakit yang bisa diakibatkan oleh terlalu sering tidur di lantai tanpa alas. Berikut dibawah ini, kami infokan beberapa hal penting yang harus Anda ketahui untuk mewaspadai timbulnya penyakit tertentu.

Bahaya dan Penyakit yang di Akibatkan Tidur di Lantai

Kenali Bahaya Terlalu Sering Tidur di Lantai keramik

Penyakit paru-paru
Terlalu sering tidur dilantai tanpa menggunakan alas dapat memicu timbulnya penyakit paru-paru terutama penyakit paru-paru basah. Paru-paru basah disebabkan oleh adanya cairan pada rongga paru. Namun, sebenarnya jenis penyakit ini disebabkan oleh adanya infeksi bakteri.

Pada umumnya, hal ini terjadi disebabkan oleh kondisi lantai yang kurang bersih, sehingga memudahkan bakteri, virus, kuman masuk kedalam tubuh. Bakteri bisa dengan cepat masuk kedalam paru-paru dan menyebabkan peradangan. Apabila peradangan sudah terjadi, maka biasanya akan timbul batuk, pusing, hilang nafsu makan, tubuh menjadi kurus dan terlihat lemah. >> infeksi tbc kelenjar

Sinusitis
Tidur dilantai dapat memberikan sensasi dingin yang diakibatkan dari lantai tersebut. Rasa dingin yang terlalu besar inilah yang dapat menyebabkan gangguan sinusitis. Gejala awalnya sama seperti influenza yaitu sakit kepala, hidung tersumbat, cairan dari hidung yang berlebihan, bersin-bersin. Jika gejala ini ditemukan pada Anda, sebaiknya segeralah untuk mendapatkan perawatan yang tepat karena peradangan pada rongga sinus bisa menjadi lebih parah bila dibiarkan. Selain itu, sinusitis juga dapat menimbulkan komplikasi penyakit seperti asma, penyakit meningitis dan risiko gangguan pada otak seperti stroke dan aneurisma.

Masuk angin
rasa dingin yang secara langsung mengenai tubuh dapat menimbulkan masuk angin dan menimbulkan gejala berupa meriang, demam dan sakit kepala. Selain itu, pada kasus lainnya masuk angin juga bisa menimbulkan gangguan pencernaan seperti perut kembung, mual, muntah dan diare. Tentu saja, kondisi seperti ini dapat menimbulkan tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit lainnya. Sehingga, sebaiknya Anda hindari tidur dilantai.

Sakit punggung
Hal ini disebabkan karena tulang dan semua otot tubuh tidak bisa santai sepanjang waktu Anda beristirahat. Lantai yang terlalu keras akan memaksa tulang dan otot untuk berada dalam posisi yang memaksakan. Apabila hal ini terus dilakukan maka dapat menimbulkan kelainan pada bentuk tubuh Anda.

Selain penyakit-penyakit diatas, Anda juga dapat mengalami gangguan tidur dan meningkatkan risiko kena gigitan serangga. Maka dari itu, sebaiknya Anda hindari tidur dibawah lantai, selain untuk menjaga kesehatan tentunya untuk menjaga agar Anda terhindar dari gigitan serangga juga.


Bahaya Terlalu Sering Makan Popcorn Bagi Kesehatan

Popcorn atau berondong jagung adalah salah satu makanan ringan yang biasanya menemani kita saat menonton film di bioskop. Namun, kita harus waspada bila ingin menyantap seporsi popcorn yang diolah secara modern dengan microwave, sebab bahan makanan ini mengandung cukup banyak zat kimia penyebab kanker.

Sebuah study yang dilakukan oleh sekelompok kesehatan Amerika Serikat menemukan, kandungan dalam butiran jagung menyamai 30 sendok teh gula. Ulasan itu begitu mengejutkan pakar kesehatan gizi ketika menemukan, kandungan gula dalam butir jagung lebih tinggi dibandingkan satu kaleng air minuman berkarbonasi yaitu tiga sendok teh gula.

Baca Juga: Macam-Macam Vaksin yang Harus di Berikan Pada Anak

Ulasan mengejutkan itu menemukan, jumlah kalori yang terkandung dalam setiap hidangan 225 gram butir jagung adalah sebanyak 1214 kalori atau sekitar setengah dari jumlah kalori yang dibutuhkan seorang wanita yaitu sekitar 2000 kalori.

Selain menyebabkan kanker, terlalu sering makan popcorn juga dapat menyebabkan timbulnya berbagai jenis penyakit. Berikut ini bahaya terlalu sering makan popcorn bagi kesehatan.

Bahaya Terlalu Sering Makan Popcorn Bagi Kesehatan

Bahaya Terlalu Sering Makan Popcorn Bagi Kesehatan

Pemicu obesitas

Popcorn mengandung lemak jenuh yang tinggi. Sehingga, apabila terlalu sering mengonsumsinya maka kandungan lemak jenuh yang ada dapat menyebabkan obesitas.

Mengganggu sistem pencernaan

Popcorn mengiritas saluran pencernaan. Bila terlalu sering, maka pencernaan dalam bahaya, dan kita membutuhkan makanan tinggi serat agar pencernaan berfungsi seperti semula.

Kadar garam yang tinggi

Kandungan kadar garam yang tinggi pada popcorn dapat memicu seseorang mengalami tekanan darah tinggi.

Memicu penyakit paru-paru

Zat diacetyl yang terdapat pada popcorn dapat memicu penyakit paru-paru sehingga membuat Anda kesulitan bernapas karena kondisi paru-paru Anda yang terganggu. Baca Juga: Obat Infeksi TBC Kelenjar

Menyebabkan timbulnya penyakit kanker

Pada proses pembuatan popcorn biasanya dilapisi oleh plastik yang tentu saja mengandung bahan kimia berbahaya. Nah, bahan kimia inilah yang nantinya akan memicu timbulnya penyakit kanker.

Jadi itulah dampak buruk bagi kesehatan terlalu sering mengonsumsi popcorn. Jika memang Anda suka, sebaiknya konsumsi sewajarnya dan tidak berlebihan.

| Bahaya Terlalu Sering Makan Popcorn Bagi Kesehatan


Macam-Macam Vaksin yang Harus Diberikan Pada Anak

Vaksinisasi merupakan investasi kesehatan untuk masa depan Anak yang bertujuan untuk melindungi seseorang dari penyakit berbahaya dan mematikan, terutama bagi bayi dan anak-anak.

Baca Juga: Obat Infeksi TBC Kelenjar

Jenis vaksin apa saja yang harus diberikan pada anak? Berikut dibawah ini macam-macam vaksin yang harus diberikan pada anak.

Macam-Macam Vaksin yang Harus Diberikan Pada Anak

Macam-Macam Vaksin yang Harus Diberikan Pada Anak

BCG
Singkatan dari Bacille Calmette Guerin yang diberikan kepada bayi untuk mencegah penyakit tuberkulosis atau TBC yang disebabkan oleh virus tubercle bacii. Vaksin BCG diberikan satu kali saja, saat bayi berusia antara 2-3 bulan.

Hepatitis B
Vaksin ini diberikan dengan tujuan untuk mencegah masuknya virus hepatitis B yang dapat menyebabkan kerusakan hati. Biasanya diberikan sebanyak 3 kali yaitu waktu 12 jam setelah lahir, usia 1 bulan dan usia 6 bulan.

Polio
Bertujuan untuk menghindari anak dari penyakit polio dan mulai diberikan saat kunjungan pertama setelah lahir. Selanjutnya, vaksin ini diberikan 3 kali, saat bayi berusia 2, 4 dan 6 bulan. Pemberian vaksin ini diulang pada usia 18 bulan dan 5 tahun.

DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus)
Vaksin ini diberikan untuk membentuk sistem imun bayi terhadap 3 penyakit sekaligus dan diberikan pertama kali saat bayi berusia 2 bulan. Kemudian, saat bayi berusia 4 dan 6 bulan. Ulangan vaksin DPT diberika pada usia 18 bulan dan 5 tahun

Campak
Tentunya, vaksin ini berguna untuk mencegah anak dari penyakit campak. Sebenarnya tanpa imunisasi ini pun bayi sudah mendapatkan sistem imun dari ibunya. Namun seiring bertambahnya usia, sistem imun dari sang ibu menurun sehingga bayi memerlukan vaksin untuk bisa mencegah penyakit campak. Vaksin campak dapat diberikan saat anak berusia 9 bulan.

Rotavirus
Adalah virus penyebab umum radang lambung dan usus halus pada bayi. Sehingga, vaksin ini berguna untuk mencegah bayi terkena diare berat. Dilakukan sebanyak 3 kali pada saat bayi usia 2, 4 dan 6 bulan.

Hib (Haemophilus influenzae type B)
Vaksin ini bertujuan untuk melindungi anak dari virus Haemophilus influenzae type B yang dapat menyebabkan penyakit meningitis atau radang selaput otak, pneumonia, dan infeksi pada katup pita suara dan tabung suara. Vaksin ini diberikan pada usia 2, 4, 6 dan antara 15-18 bulan.

PCV (Pneumokokus)
Bertujuan untuk melindungi tubuh bayi dari bakteri pnemukokus yang bisa menyebabkan meningitis, pneumonia, dan infeksi telinga. Dan biasanya diberikan pada usia 2, 4, 6 bulan, serta antara 12-15 bulan.

Influenza
Vaksin influenza dapat melindungi dari bayi dari influenza, yaitu penyakit menular yang menyerang saluran napas. Adapun penyebab penyakit ini adalah virus influenza tipe A, B dan C. Vaksin ini biasanya diberikan setahun sekali sejak usia 6 bulan

MMR (Measles, Mumps, Rubella)
Vaksin ini bertujuan untuk melindungi dari virus campak, gondongan dan rubella. Dan biasanya diberikan pada usia 15 bykabm dab duykabg saat usia 6 tahun.

Tifoid
Bertujuan untuk melindungi dari bakteri Salmonella typhi yang menyebabkan penyakit tipes. Vaksin ini diberikan pada usia diatas 2 tahun dan diulang setiap 3 tahun.

Hepatitis A
Vaksin hepatitis A bertujuan melindungi bayi dari virus Hepatitis A, yang dapat menyebabkan penyakit hati. Vaksin ini biasanya diberikan di atas usia 2 tahun sebanyak dua kali dengan interval 6 – 12 bulan.

Varisela
Vaksin varisela melindungi bayi dari penyakit cacar air, biasanya diberikan pada anak ketika usianya di atas 1 tahun, namun lebih baik diberikan sebelum masuk sekolah dasar.

HPV (Human Papiloma Virus)
Vaksin HPV melindungi dari Human Papiloma Virus yang dapat menyebabkan kanker mulut rahim. Vaksin ini biasanya diberikan pada anak di atas usia 10 tahun sebanyak 3 kali dengan jadwal 0, 1-2 bulan kemudian, dan 6 bulan kemudian.

Baca Juga: Cara Alami Atasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Itulah 14 jenis vaksin yang wajib diberikan pada bayi untuk menjaga kesehatan bayi di masa depan. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

| Macam-Macam Vaksin yang Harus Diberikan Pada Anak


Ramuan Alami Untuk Hilangkan Racun Rokok di Paru-Paru

Seperti yang telah anda ketahui, bahwa menghisap rokok dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan terutama bagi organ paru-paru. Tidak hanya berbahaya bagi si perokok, namun juga berbahaya bagi siapa saja yang menghisap asap rokok. Didalam tembakau rokok terdapat kandungan nikotin dan TAR yang sangat berbahaya bagi kesehatan paru-paru seseorang. Bisa anda bayangkan, jika kebiasaan merokok tidak dapat dihentikan maka racun yang ada diparu-paru akan terus menumpuk.

Baca Juga: Obat Infeksi TBC Kelenjar

Untuk membersihkan organ paru-paru dari racun rokok, berikut ini kami rangkum beberapa ramuan alami untuk hilangkan racun rokok di paru-paru.

Ramuan Alami Untuk Hilangkan Racun Rokok di Paru-Paru

Ramuan Alami Untuk Hilangkan Racun Rokok di Paru-Paru

Untuk membuat ramuan alami pembersih paru-paru dibutuhkan beberapa bahan-bahan alami seperti bawang putih, kunyit, jahe serta madu. Semua bahan-bahan tersebut ampuh dalam membersihkan organ paru-paru anda. Caranya yaitu:

Bahan yang harus di siapkan

  • 400 gr bawang putih,
  • 2 sendok teh kunyit,
  • Jahe satu inchi,
  • Madu 400 gr, serta
  • 1 liter air

Cara membuatnya yaitu:

  1. Rebus air, lalu campurkan potongan bawang dan paruta jahe ke dalam air rebusan, diamkan hingga air mendidih.
  2. Setelah air mendidih, campurkan lagi kunyit yang telah dihaluskan kemudian angkat dan dinginkan.
  3. Air rebusan yang telah dingin disaring untuk memisahkan ampasnya.
  4. Air rebusan sebaiknya dimasukkan ke dalam botol dan simpan di lemari es

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif

Cara mengkonsumsi ramuan alami pembersih paru-paru:

Minumlah air rebusan sebanyak 2 kali sehari pada pagi hari sebelum makan dan malam hari setelah makan (ringan). Dosis yang dianjurkan cukup 2 sendok makan setiap kali minumnya.

Dengan rutin mengkonsumsi air rebusan tersebut akan membantu anda menghilangkan racun di paru-paru akibat kebiasaan merokok.

Bahan-bahan alami yang menjadi ramuan alami ini telah digunakan sejak zaman dulu, seperti misalnya jahe yang memiliki sifat penyembuhan, memiliki kemampuan untuk menghilangkan penumpukan lendir. Kunyit yang memiliki kandungan antibakteri, anti virus serta antiseptik alami. Kunyit juga membantu membersihkan darah dan mencegah peradangan. Sedangkan bawang putih memberikan sifat anti kanker yang kuat.

Maka, karena itulah kami rekomendasikan ramuan alami diatas sebagai salah satu solusi alami yang ampuh untuk membersihkan organ paru-paru dari racun akibat asap rokok.

| Ramuan Alami Untuk Hilangkan Racun Rokok di Paru-Paru


Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif

Perokok pasif sama bahayanya dengan perokok aktif. Kemanapun anda pergi selalu saja ada yang merokok, bahkan sampai ada orang yang membuang asapnya secara sembarangan, sehingga mau tidak mau anda akan terekspos dengan asap rokok tersebut. Tidak peduli, apakah anda seorang perokok aktif atau perokok pasif, anda sudah berisiko menderita kanker paru-paru.

Baca Juga: Obat Infeksi TBC Kelenjar

Saat Anda seorang perokok yang sudah berhenti, risiko menderita kanker paru-paru pun masih akan menghantui Anda. Meski kadar racun karbon monoksida dalam darah jelas sudah mengalami penurunan sehingga darah menjadi lebih maksimal dalam mengangkut oksigen, Anda masih perlu menjaga paru-paru Anda dengan melakukan tindakan-tindakan berikut ini.

Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif

bahaya perokok aktif maupun pasif

  • Hindari polusi udara di luar ruangan

Termasuk knalpot mesin diesel, pelarut, logam, debu dan partikel-partikel kecil di udara.

  • Hindari kemungkinan menjadi perokok pasif

Usahakan untuk tidak menghirup asap orang lain, baik di dalam rumah, mobil, tempat umum atau tempat kerja. Ada sekitar 7.000 kematian orang dewasa setiap tahun akibat menjadi perokok pasif. Ini bukan imajinasi, asap rokok memiliki efek berbahaya seketika pada jantung dan pembuluh darah. Bukan cuma rokok yang berbahaya, asap dari produk tembakau lain pun, semisal cerutu, seyogyanya Anda hindari. Satu cerutu besar menghasilkan sebanyak asap sebanyak satu pak rokok.

Baca Juga: Cuka Efektif Membunuh Kuman Penyebab TBC

  • Hindari paparan gas radon

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) mengatakan ini adalah penyebab utama kanker paru-paru pada perokok pasif, yang bertanggung jawab untuk 21.000 kematian akibat kanker paru-paru setiap tahun.

  • Hindari kontaminasi di tempat kerja

Asbes dan asap dari bahan bakar diesel juga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru

  • Waspadai mutasi gen

Beberapa gen dapat kehilangan kemampuan mereka untuk menekan keberadaan tumor. Selain itu, mutasi DNA yang diwariskan juga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Perubahan gen pada diri kita sendiri lebih banyak menjadi pencetus kanker paru-paru dibanding perubahan gen yang diwaris dan itu bisa terjadi secara acak.

Maka sudah jelas seperti yang dijelaskan diatas apa saja yang harus dihindari. Dan biasakanlah untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan beragam. Penelitian telah menunjukkan bahwa diet kaya buah-buahn dan sayuran seperti brokoli, kubis dan kembang kol dapat membantu mengurangi risiko kanker paru-paru.

| Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif