Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif

Perokok pasif sama bahayanya dengan perokok aktif. Kemanapun anda pergi selalu saja ada yang merokok, bahkan sampai ada orang yang membuang asapnya secara sembarangan, sehingga mau tidak mau anda akan terekspos dengan asap rokok tersebut. Tidak peduli, apakah anda seorang perokok aktif atau perokok pasif, anda sudah berisiko menderita kanker paru-paru.

Baca Juga: Obat Infeksi TBC Kelenjar

Saat Anda seorang perokok yang sudah berhenti, risiko menderita kanker paru-paru pun masih akan menghantui Anda. Meski kadar racun karbon monoksida dalam darah jelas sudah mengalami penurunan sehingga darah menjadi lebih maksimal dalam mengangkut oksigen, Anda masih perlu menjaga paru-paru Anda dengan melakukan tindakan-tindakan berikut ini.

Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif

bahaya perokok aktif maupun pasif

  • Hindari polusi udara di luar ruangan

Termasuk knalpot mesin diesel, pelarut, logam, debu dan partikel-partikel kecil di udara.

  • Hindari kemungkinan menjadi perokok pasif

Usahakan untuk tidak menghirup asap orang lain, baik di dalam rumah, mobil, tempat umum atau tempat kerja. Ada sekitar 7.000 kematian orang dewasa setiap tahun akibat menjadi perokok pasif. Ini bukan imajinasi, asap rokok memiliki efek berbahaya seketika pada jantung dan pembuluh darah. Bukan cuma rokok yang berbahaya, asap dari produk tembakau lain pun, semisal cerutu, seyogyanya Anda hindari. Satu cerutu besar menghasilkan sebanyak asap sebanyak satu pak rokok.

Baca Juga: Cuka Efektif Membunuh Kuman Penyebab TBC

  • Hindari paparan gas radon

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) mengatakan ini adalah penyebab utama kanker paru-paru pada perokok pasif, yang bertanggung jawab untuk 21.000 kematian akibat kanker paru-paru setiap tahun.

  • Hindari kontaminasi di tempat kerja

Asbes dan asap dari bahan bakar diesel juga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru

  • Waspadai mutasi gen

Beberapa gen dapat kehilangan kemampuan mereka untuk menekan keberadaan tumor. Selain itu, mutasi DNA yang diwariskan juga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Perubahan gen pada diri kita sendiri lebih banyak menjadi pencetus kanker paru-paru dibanding perubahan gen yang diwaris dan itu bisa terjadi secara acak.

Maka sudah jelas seperti yang dijelaskan diatas apa saja yang harus dihindari. Dan biasakanlah untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan beragam. Penelitian telah menunjukkan bahwa diet kaya buah-buahn dan sayuran seperti brokoli, kubis dan kembang kol dapat membantu mengurangi risiko kanker paru-paru.

| Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru Pada Perokok Pasif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *